• Selasa, 6 Desember 2022

Indonesia Berperang Penting di Forum G20, KTT APEC dan ASEAN

- Rabu, 23 November 2022 | 08:40 WIB
Presiden Joko Widodo pada Forum KTT APEC 2022 yang digelar di Bangkok, Thailand (SultraNetwork.com/kemenkeu.go.id)
Presiden Joko Widodo pada Forum KTT APEC 2022 yang digelar di Bangkok, Thailand (SultraNetwork.com/kemenkeu.go.id)


SultraNetwork.com - Indonesia menjadi satu-satunya negara di dunia yang menjadi anggota di tiga forum penting dunia, yaitu G20, APEC, dan juga ASEAN.

Dengan memegang Presidensi G20 tahun 2022 serta Keketuaan ASEAN di 2023, Indonesia memainkan peranan yang penting dalam mendorong kolaborasi dan sinkronisasi agenda di antara ketiga forum internasional dan regional tersebut, serta dapat berkontribusi nyata dalam mewujudkan perdamaian dan kemakmuran dunia.

“Fungsi Indonesia menjadi strategis, dan betul-betul Indonesia menjadi jembatan penghubung antara tiga forum tersebut. Bahkan Leaders’ Declaration pada forum APEC kali ini pada akhirnya mengadopsi penuh formula Leaders’ Declaration G20 Bali, word by word,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto seusai closing ceremony KTT APEC 2022 di Bangkok, Thailand sebagaimana dikutip dari laman kemenkeu.go.id pada Rabu, 23 November 2022.

Baca Juga: Cegah Bahaya, Satgas Penataan Kota Kendari Tebang Pohon

Menko Airlangga menjelaskan, terdapat dinamika dalam pembahasan untuk dapat mencapai kesepakatan bagi Leaders’ Declaration pada forum APEC, namun pada akhirnya semua merujuk kepada Bali G20 Leaders’ Declaration.

Hal tersebut didukung oleh pelaksanaan kedua forum penting dunia ini yang terjadi back to back, dan deklarasi yang dicetuskan di Bali itulah yang sudah mendapat persetujuan dari 20 Negara Anggota G20, sehingga versi tersebut yang diadopsi penuh untuk deklarasi pada forum APEC.

Melalui APEC Leaders’ Declaration, para pemimpin Ekonomi APEC berhasil menyepakati komitmen bersama untuk merespon tantangan bersama, antara lain untuk mendukung reformasi sistem perdagangan multilateral guna menghadapi berbagai perkembangan tantangan yang muncul, serta menguatkan komitmen untuk mengatasi disrupsi rantai pasok. Kemudian, mendorong pertumbuhan yang kuat, seimbang, berkelanjutan, dan inklusif, termasuk untuk mendukung UMKM dan perusahaan rintisan (start-up).

Baca Juga: Tinjau Lokasi Gempa, Presiden Jokowi Instruksikan Buka Akses Daerah Terisolasi di Cianjur

“Forum APEC ini juga mendorong multilateralisme dan mendukung hasil dari The WTO's 12th Ministerial Conference (MC12) untuk mendorong WTO sebagai platform di Asia Pasifik untuk menyamakan rule of law perdagangan. Karena APEC ini adalah 60 persen dari perekonomian dunia atau nilainya setara dengan USD59 triliun,” tutur Menko Airlangga.

Selanjutnya, para pemimpin Ekonomi APEC akan mendorong kerja sama untuk menjembatani kesenjangan digital melalui fasilitasi infrastruktur serta meningkatkan keahlian serta literasi digital, dan juga memperkuat sektor agrikultur untuk mendukung ketahanan pangan kawasan.

Halaman:

Editor: Rustam Djamaluddin

Sumber: Kemenkeu.go id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jepang Siaga Tsunami Selama Erupsi Semeru

Minggu, 4 Desember 2022 | 14:34 WIB

Terpopuler

X