Rusia Dituding Mengulang Kembali Sejarah Kelam Genosida Holodomor di Ukraina

- Senin, 28 November 2022 | 23:56 WIB
Ilustrasi/usia dituding mengulang kembali sejarah kelam genosida atau holodomor yang menewaskan jutaan warga Ukraina dalam rentang tahun 1930-an. (Pixabay.com/Geralt/25294 images)
Ilustrasi/usia dituding mengulang kembali sejarah kelam genosida atau holodomor yang menewaskan jutaan warga Ukraina dalam rentang tahun 1930-an. (Pixabay.com/Geralt/25294 images)

KENDARI KITA-Rusia dituding mengulang kembali sejarah kelam genosida atau holodomor yang menewaskan jutaan warga Ukraina dalam rentang tahun 1930-an.

Tudingan itu mencuat setelah Ukraina memasuki musim dingin yang ekstrim, dimana disaat bersamaan, Rusia mengirimkan bom rudal yang menyebabkan sedikitnya 12 juta rumah di Ukraina blackout alias tanpa penerangan sama sekali.

Baca Juga: TCI Region Sultra Salurkan Bantuan Sosial Bagi Ratusan Kaum Dhuafa di Kendari

Pemerintah Ukraina mencatat, musim dingin kali ini menjadi tantangan terbesar, sebab tanpa pasokan listrik, rumah-rumah di Ukraina yang dihuni jutaan populasi ini dipastikan akan mati perlahan, membeku diantara cuaca dingin yang ekstrim.

“Dulu mereka ingin menghancurkan kami dengan kelaparan, sekarang dengan kegelapan dan dingin. tapi kita (Ukraina), tak akan hancur begitu saja," kata Volodymyr Zelensky, melansir laman thesun.co.uk, Senin, 28 November 2022.

Baca Juga: Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami: Prosedur Pencegahan, Penyelamatan dan Evakuasi Mandiri

Serangan rudal itu dianggap sebagai serangan balasan terhadap pasukan Ukraina yang sebelumnya 'mengusir' paksa pasukan Rusia  keluar dari kota selatan Kherson.

Di ibu kota Ukraina, Kyiv, akses listrik 130.000 penduduk masih terputus, sementara sarana air bersih telah dipulihkan ke seluruh kota.

Baca Juga: Mengulang Chemistry Duet Pencari Jiwa di Missing The Other Side 2: Tayang 2 Desember 2022

Pemerintah Ukraina sebelumnya mengatakan bahwa semua akses listrik dan komunikasi akan dipulihkan dalam 24 jam.

Presiden Volodymyr Zelensky, kembali menegaskan bahwa Vladimir Putin berusaha membuat warga Ukraina kelaparan dengan serangan terhadap infrastruktur pembangkit listrik.

Baca Juga: Kata Ilmuwan Soal Kebiasaan Manusia Purba Zaman Es: Wara Wiri Liburan Mencari Kehangatan

Zelensky mengatakan strategi itu tidak akan menyurutkan tekad Ukraina untuk mengusir pasukan penyerang Rusia.

"Tugas utama hari ini serta hari-hari ke depannya dalam minggu ini adalah memulihkan pasokan energi kita," kata Zelensky.

Selain lumpuhnya pasokan energi listrik, pejabat Ukraina juga mengungkapkan bahwa 15 warga sipil tewas saat pertempuran sengit di Kota Kherson Jumat lalu.

Halaman:

Editor: Ernilam

Sumber: Berbagai sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pelajar Indonesia Promosikan Seni Budaya di Bangkok

Senin, 16 Januari 2023 | 13:39 WIB

Kisah Pilu Bua Noi: Gorila Paling Kesepian di Dunia

Senin, 26 Desember 2022 | 16:46 WIB

Kemitraan ASEAN dan Uni Eropa ke Depan Lebih Diperkuat

Kamis, 15 Desember 2022 | 16:18 WIB

Jepang Siaga Tsunami Selama Erupsi Semeru

Minggu, 4 Desember 2022 | 14:34 WIB

Terpopuler

X