Menteri Luar Negeri Indonesia Menerima Kunjungan Menteri Gambia dan Guinea

- Rabu, 25 Januari 2023 | 06:55 WIB
   Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi  menerima kunjungan Menlu Gambia H.E. Dr. Mamadou Tangara (SultraNetwork.com/kemlu.go.id)
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menerima kunjungan Menlu Gambia H.E. Dr. Mamadou Tangara (SultraNetwork.com/kemlu.go.id)

SultraNetwork.com - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menerima secara terpisah kunjungan Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Internasional dan Warga Negara Gambia di Luar Negeri, H.E. Dr. Mamadou Tangara, dan kunjungan Menteri Perhubungan Guinea, Y.M Felix Lamah.

Kedua pertemuan dilakukan di Kementerian Luar Negeri di Jakarta.

Pertemuan dengan Menlu Gambia membahas kerja sama dalam kerangka forum Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan berbagai peluang peningkatan kerja sama bilateral.

Baca Juga: Resep Masakan Ayam Kecap Manis, Praktis diJamin Rasanya Enak dan menggugah Selera Makan

Terkait rencana Gambia yang akan menjadi tuan rumah KTT ke-15 OKI pada akhir tahun ini, Menlu Retno menyampaikan harapan agar KTT OKI dapat menghasilkan deliverables yang kongkret.

“Indonesia mendukung Gambia untuk dapat menghasilkan kerja sama yang dapat dirasakan manfaatnya bagi rakyat negara anggota OKI, antara lain melalui kerja sama untuk pemenuhan hak atas pendidikan bagi perempuan Afghanistan, serta kerja sama

penguatan kapasitas di bidang pertanian,” tutur Menlu Retno sebagaimana dilansir dari laman kemlu.go.id pada Rabu, 25 Januari 2023.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari ini Yang Akan Banjir Rezeki Diakhir Bulan Januari

Menlu Retno juga menyampaikan kesiapan Indonesia untuk memberikan pelatihan keprotokolan dan persidangan internasional kepada Gambia guna meningkatkan kesiapan Gambia menyelenggarakan KTT OKI tersebut.

Membahas berbagai peluang peningkatan kerja sama bilateral, Menlu Retno menyampaikan: “Indonesia ingin menjadi bagian dari kisah sukses pembangunan ekonomi Afrika”.

Secara khusus, kedua Menlu membahas tindak lanjut beberapa inisiatif dalam Indonesia-Africa Forum 2018 dan Indonesia-Africa Infrastructure Dialogue 2019.

Baca Juga: Super Lembut Inilah Resep Kue Puding Pandan, Rasanya Manis dan Lezat, Dijamin Enak

Menlu Retno juga sampaikan komitmen Indonesia untuk membantu merenovasi Agricultural Rural Farmers Training Centre (ARFTC) di Jenoi, Gambia, yang dibangun Indonesia pada 1996. Dengan renovasi ini, ARFTC diharapkan dapat menjadi hub regional untuk pelatihan para petani di Afrika Barat.

Menlu Retno dan Menlu Tangara juga membahas mengenai rencana Preferential Trade Agreement antara Indonesia dan Economic Community of West African States (ECOWAS), yang diusulkan Indonesia sejak 2017. Menlu Tangara menyampaikan kesiapan Gambia menindaklanjuti rencana PTA ini.

Di bidang kesehatan, Menlu Retno menginformasikan bahwa vaksin Covid-19 buatan Indonesia, IndoVac, saat ini dalam proses pengajuan Emergency Use Listing dari WHO. Menlu berkeinginan agar Indonesia terlibat lebih jauh dalam program kesehatan Gambia.

Halaman:

Editor: Rustam Djamaluddin

Sumber: kemlu.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pelajar Indonesia Promosikan Seni Budaya di Bangkok

Senin, 16 Januari 2023 | 13:39 WIB

Kisah Pilu Bua Noi: Gorila Paling Kesepian di Dunia

Senin, 26 Desember 2022 | 16:46 WIB

Kemitraan ASEAN dan Uni Eropa ke Depan Lebih Diperkuat

Kamis, 15 Desember 2022 | 16:18 WIB

Jepang Siaga Tsunami Selama Erupsi Semeru

Minggu, 4 Desember 2022 | 14:34 WIB

Terpopuler

X