• Selasa, 6 Desember 2022

Tim Kementerian Kesehatan Identifikasi Korban Gempa Cianjur, Ada 474 Luka Berat dan 1800 Luka Ringan

- Kamis, 24 November 2022 | 16:26 WIB
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin meninjau layanan medis korban gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat (SultraNetwork.com/kemkes.go.id)
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin meninjau layanan medis korban gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat (SultraNetwork.com/kemkes.go.id)

SultraNetwork.com - Tim Kementerian Kesehatan mengidentifikasi jumlah pasien luka berat korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat (Jabar), sebanyak 474 orang. Sedangkan pasien luka ringan sekitar 1.800 orang.

Untuk memastikan layanan medis para korban gempa berjalan optimal, Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin meninjau kesiapan rumah sakit di Cianjur, untuk memastikan korban luka berat maupun korban luka ringan tertangani dengan baik.

"Saya datang untuk memastikan kesiapan seluruh rumah sakit di Cianjur. Tujuannya satu untuk orang yang dirawat jangan sampai ada yang meninggal," ujar Menkes Budi sebagaimana dikutip dari laman kemkes.go.id pada Kamis, 24 November 2022.

Baca Juga: Berantas Korupsi, Stranas PK Percepat Penerapan Sistem SIMDA dan SIPD Secara Terintegrasi

Menkes Budi meminta kepada tenaga kesehatan untuk fokus kepada orang yang sakit luka berat, jangan sampai meninggal dan orang yang sakit luka ringan cepat sembuh.

" Pasien luka berat yang berjumlah 474 itu, 140 orang di antaranya sudah dirujuk ke rumah sakit di wilayah sekitar seperti Bogor, Sukabumi, dan Bandung," ucap Menkes.

Sisanya, lanjut Menkes, pasien dengan luka ringan mau diidentifikasi di mana saja mereka berada, kondisinya seperti apa, bisa dirawat atau tidak, kecukupan fasilitasnya, sampai keberadaan dokter yang bertugas.

Baca Juga: Soal Ganti Rugi Tanah, Masyarakat Jangan Dirugikan

" Dokter sekarang sudah berdatangan, yang dibutuhkan adalah dokter spesialis ortopedi dan bedah. Itu timnya sudah datang ada dari RS Hasan Sadikin, Bandung, RS Cipto Mangunkusumo, ada juga dokter dari TNI," tuturnya.

Halaman:

Editor: Rustam Djamaluddin

Sumber: Kemkes.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X